Terdapat 100 Pelabuhan Tikus di Tembilahan

Masuk Melalui Tembilahan, Polda Metro Jaya Amankan 2 Ribu Koli Tekstil Impor Bekas

Masuk Melalui Tembilahan, Polda Metro Jaya Amankan 2 Ribu Koli Tekstil Impor Bekas
Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya membongkar penyelundupan impor tekstil bekas/Detik.com

HARIANRIAU.COM, JAKARTA - Sebanyak 2 Ribu koli tekstil bekas yang diimpor dari Jepang dan Korea Selatan diselundupkan oleh para pelaku lewat pelabuhan tikus di Riau. Banyaknya jalur tikus tersebut menjadikan celah bagi para pelaku untuk menyelundupkan barang-barang impor secara ilegal ke Indonesia.

"Kami sinyalir masih banyak barang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia secara ilegal, lebih khusus melalui pantai timur Sumatera. Kalau lihat dari peta barang ini bisa datang dari Korea, China dan Jepang," jelas Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Fadil Imran di lokasi penggerebekan di Jl Inspeksi Banjir Kanal Timur, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (1/8/2016).

Barang berupa pakaian, tas dan sepatu tersebut diimpor dari Jepang dan Korea Selatan, yang kemudian didrop di Malaysia. Dari Malaysia, barang tersebut masuk ke Provinsi Riau melalui jalur pelabuhan tikus.

"Dari Provonsi Riau ke Jakarta, mereka gunakan jalur darat melintasi pantai timur Sumatera, melalui Palembang, Lampung, Bakauheuni lalu masuk ke Jakarta," imbuh Fadil.

Selain barang-barang bekas, pihaknya juga mensinyalir sindikat itu tidak hanya mengimpor barang pakaian bekas (balpres). "Tetapi juga melakukan importasi barang lainnya seperti mainan, sepatu olahraga, walaupun tidak sebesar balpres," cetusnya.

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index