Emosi Karena Tidak Dinikahi, Wanita ini Siram Pacarnya dengan Air Keras

Senin,17 Juni 2019 - 16:02:25 WIB | Di Baca : 275 Kali


HARIANRIAU.CO -  Seorang wanita di Delhi, India diduga menyiram pacarnya dengan cairan asam, lantaran marah pria itu enggan menikahinya. Menurut polisi, wanita itu menyiram pacarnya ketika mereka dibonceng di sepeda motor.

Dikutip harianriau dari laman rakyatku, dia awalnya meminta pacarnya melepas helmnya, dan beberapa saat kemudian, dia diduga menuang air keras.

Polisi mengatakan, mereka menerima laporan insiden itu pada 11 Juni.

Ketika sampai di rumah sakit, mereka menemukan wanita itu mengalami luka ringan di tangannya sementara pria itu mengalami luka bakar parah di wajah, leher dan dadanya.

Selama beberapa hari tidak jelas siapa penyerang itu. Pasangan itu mengatakan bahwa cairan asam dilemparkan pada mereka saat mereka sedang dalam perjalanan.

Namun polisi mendapat petunjuk penting ketika pria itu mengungkapkan bahwa pacarnya telah memintanya untuk melepaskan helmnya.

Karena mencium sesuatu yang mencurigakan, polisi menginterogasi wanita itu, dan setelah beberapa jam ia mengakui perbuatannya.

"Pasangan itu telah menjalin hubungan selama lebih dari tiga tahun, tetapi baru-baru ini pria itu telah meminta untuk mengakhiri hubungan mereka," kata Monika Bhardwaj, Wakil Komisaris Polisi kepada kantor berita IANS.

"Gadis itu tetap bersikeras untuk menikah jadi membuat rencana untuk merusak anak itu." 

Polisi mengatakan bahwa wanita itu telah menyembunyikan sebotol bahan kimia pembersih rumah di dompetnya.

Dia telah ditangkap dan penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung.






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...