Wanita cantik ditemukan tewas di sebuah indekos elite di Denpasar Bali. (Facebook Kabar Dewata)

Gadis Cantik Tewas Bugil Lehernya Digorok, Ada Pria Naik ke Kamarnya

Senin,18 Januari 2021 - 10:59:59 WIB | Di Baca : 268 Kali


HARIANRIAU.CO - Pihak kepolisian dari Satreskrim Polresta Denpasar telah melakukan olah TKP dan penyelidikan atas kasus dugaan pembunuhan sadis terhadap Dwi Farica Lestari (23 tahun), gadis cantik asal Subang, Jawa Barat, yang ditemukan tewas dalam kondisi telanjang dengan luka sayatan di lehernya di Homestay Thalia di Jalan Tukad Batanghari, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Sabtu dini hari (16/1/2021).

Polisi juga telah menemukan sejumlah alat bukti yang mengarah ke dugaan pembunuhan. Antara lain pisau lipat yang masih berdarah, helm ojek online warna hijau, dan jaket yang diduga milik pelaku yang tertinggal di kamar korban.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Anom Danujaya, perempuan kelahiran Subang, 24 April 1997 itu diduga dibunuh.

"Setelah kita (kami) lakukan pengecekan memang benar ada korban wanita dalam kondisi meninggal dunia. Dari pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP selama 3 jam," ujarnya.

Dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, terlihat seorang pria mengenakan helm ojek online sedang berjalan naik ke lantai 2 penginapan tersebut.

Dwi Farica Lestari semasa hidup (kiri), pria yang diduga pembunuhnya (kanan) (Foto: Ist)
 

 

Pria itu memakai kaos merah lengan panjang dan celana ponggol warna biru gelap. 

"Dari olah TKP sementara, ditemukan darah, kami menduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan," katanya pula.

Sebelum ditemukan tewas dibunuh, Dwi diduga sempat terima order lewat aplikasi kencan MiChat.

Jenazah Dwi kini berada di kamar jenazah RSUP Sanglah. Selain luka sayatan di leher, ada juga beberapa luka lain di wajah, telinga, dan perut Dwi.

Dugaan sementara, Dwi dibunuh saat dirampok oleh pembunuhnya. Dugaan itu diperkuat dengan fakta bahwa telepon genggamnya dibawa kabur oleh pelaku

Seperti diberitakan sebelumnya, Homestay Thalia, tempat Dwi ditemukan tewas, juga dibuka sebagai indekos elite. Dwi menginap di kamar nomor 1. 

Menurut seorang temannya yang bernama Dianti (22 tahun), sebelum ditemukan tewas, Dwi sempat makan di kamar Dianti pada pukul 01.00 WITA.

Pria yang diduga pembunuh Dwi Farica Lestari. (Ist)

 

"Sehabis makan, dia (Dwi) kembali ke kamarnya," kata temannya itu.

Temannya itu mengaku sempat mendengar suara teriakan dari arah kamar Dwi. Ia juga mendengar suara perkelahian dari kamar Dwi.

Bermaksud tak mau ikut campur, temannya itu hanya sekadar mengirim pesan melalui WhatsApp untuk menanyakan apa yang terjadi. Akan tetapi, pesan tersebut tak berbalas.

Karena khawatir ada sesuatu yang tidak beres, temannya itu kemudian mencoba menelepon, namun tidak diangkat.

Karena tak berani memastikan sendiri, temannya itu lantas menghubungi pemilik penginapan untuk memeriksa apa yang terjadi di kamar Dwi bersama-sama.

Bersama si pemilik penginapan, temannya itu kemudian mengetuk kamar Dwi berkali-kali, namun tak ada sahutan.

Karena tak ada sahutan dan kamar tiba-tiba senyap, pemilik kos kemudian berinisiatif mengintip dari belakang kamar.

Ketika itulah, diketahui kalau Dwi sudah tergeletak di lantai dan berlumuran darah.

Panik dan takut atas apa yang disaksikannya, pemilik penginapan kemudian membangunkan semua penghuni untuk mendobrak pintu kamar Dwi yang terkunci dari dalam.

Mereka semua pun terperanjat bukan kepalang mendapati kondisi Dwi yang sudah tidak bernyawa, sementara pelaku sudah melarikan diri.

 

 

 

sumber indozone.id






Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...