HARIANRIAU.CO - Tim DVI Polri telah menyerahkan jenazah korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 yakni Chandra, Monni, dan Hizkia kepada pihak keluarga. Jenazah diberikan setelah polisi berhasil mengidentifikasi korban. Namun, dalam penyerahan itu, keluarga Monni belum mendatangi RS Polri untuk mengambil jenazah.
Menurut, Kabag Infodok Divisi Humas Polri Kombes, Sulistyo Pudjo, keluarga Monni belum dapat mengambil jenazah karena tidak berada di sekitar wilayah rumah sakit. Ia berharap agar pihak keluarga dapat mengambil jenazah pada Sabtu (3/11).
"Monni kami harap keluarga terhubungi dari antemortem. Kita Polri berusaha menghubungi keluarga karena rekonsiliasi sore. Tim kita menghubungi langsung tapi keluarga tidak ada di sekitar rumah sakit," kata Pudjo di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (2/11) dikutip harianriau.co dari laman kumparan.com.
"Jadi besok kita harapkan (keluarga Monni) hadir dan akan kita serahkan," imbuhnya.
Sementara itu, jenazah Chandra Kirana yang telah diterima oleh pihak keluarga, rencananya akan diberangkatkan ke Sumatera Selatan pada esok hari. "Kalau Chandra diambil kakaknya, di bawa ke Sumsel besok, keluarganya minta dikirm besok, karena kesiapan dan lain-lain," ujarnya.
Sedangkan jenazah Hizkia Jorry juga akan diambil pihak keluarga esok hari. Saat ini, pihak keluarga tengah mempersiapkan proses pemakaman Hizkia.
Jenazah Chandra, Monni, dan Jorry berhasil diidentifikasi dengan cara yang berbeda. Chandra berhasil di evakuasi dengan sepatu putih yang dikenakan, Hizkia berhasil dikenali berkat sidik jari dari beberapa jari yang masih utuh. Sedangkan Monni, berhasil diidentifikasi dari tato bunga yang tergambar di punggung kanannya.

