ilustrasi

Bejat, Pemerkosa Tulari Balita Penyakit Kencing Nanah

Sabtu,12 Mei 2018 - 10:00:25 WIB | Di Baca : 807 Kali

HARIANRIAU.CO - Seorang balita perempuan diduga diperkosa oleh seseorang yang dekat dengan keluarganya.

Gadis berusia dua tahun itu, dinyatakan positif mengalami gonore atau kencing nanah, setelah insiden di Tennant Creek awal tahun ini.

Tetapi sumber yang dekat dengan keluarga mengatakan kepada Herald Sun, tersangka penyerang, yang dituduh melakukan hubungan seksual yang melanggar hukum, tidak melakukan tes positif untuk penyakit yang ditularkan secara seksual.

Sumber, yang memiliki pengetahuan tentang hasil medis, mengatakan, pria yang dituduh memperkosanya tidak menguji (positif) untuk penyakit menular seksual. "Melihat apa yang terjadi di rumah itu, ada kemungkinan ada penyerang lain," jelasnya.

Sebuah laporan oleh Komisaris Anak Northern Territory mengungkapkan, orang tua dari gadis dua tahun, yang 'terkenal' kepada beberapa pejabat Tennant Creek termasuk Polisi Wilayah Utara dan Departemen Pendidikan.

"Balita itu diterbangkan Rumah Sakit Wanita dan Anak-anak di Adelaide, untuk dirawat karena trauma fisik dari dugaan perkosaan dan sejak itu telah diobati dengan pengobatan HIV pasca pajanan," demikian menurut Sky News Australia.

Sebelum korban lahir, pengabaian dan bahaya yang besar diduga terjadi pada saudara-saudaranya yang lebih tua, di mana orang tua memiliki lebih dari 150 interaksi dengan polisi.

Temuan mengerikan dari penyelidikan itu terdengar di Parlemen Rabu malam, mengungkapkan dugaan perkosaan bukanlah 'satu-satunya kekerasan yang dialami (balita) dalam hidupnya yang singkat," ABC News  melaporkan.

"Beberapa penyelidikan ini menghasilkan penuntutan, dengan pelaku dipenjara," kata laporan itu. 

Seorang pria 24 tahun ditangkap dan dituduh melakukan kekerasan seksual pada akhir Februari. 

Adik perempuan 'secara teratur' mengalami 'pengabaian substansial dan banyak bahaya' serta pelecehan seksual antara tahun 2002 dan 2018 di mana 52 pemberitahuan perlindungan anak dilaporkan. 

Parlemen mendengar ada 16 laporan yang dibuat langsung kepada Keluarga Wilayah, pembentukan pemerintah negara bagian, dan 'titik-titik intervensi kritis' diabaikan yang 'gagal (dua tahun) dan saudara-saudaranya'. Demikian dilansir News Corp.  

Gadis dua tahun itu diambil alih perawatannya oleh Departemen Perlindungan Anak di Australia Selatan dari ibunya, sejak bulan lalu. 

sumber: rakyatku

Share Tweet Google + Cetak
Loading...

Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @harian_riau dan LIKE Halaman Facebook: HarianRiau.co



Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 081365016621 / 0811707378
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Harianriau.co Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
Loading...