Hukrim

Index
Hukrim

LIMA Hari Jelang Pernikahan, Cewek Cantik Ini Meninggal Ditabrak dan Ditimpah Angkot

Hukrim

Siswi SMP Tewas Setelah Berulang-ulang Digoyang Pacar

Hukrim

Rasakan! Dipergoki Mesum Bareng Bule, Janda Muda Diarak dan Disiram Air Parit

Hukrim

Aksi Begal di Warung Makan Kembali Terulang, Pelaku Gasak Gorengan Tempe Senampan

Hukrim

Lima Hari Keluar Bui, Kakek 64 Tahun Ini Kembali Diangkut Polisi

Hukrim

Siswa SMA Perkosa Teman Sendiri dan Gigit Puting Payudaranya Sampai Luka dan Berdarah

Hukrim

Dalaman Wanita Sering Hilang, Pelaku: Saya Curi Buat Onani

Hukrim

3 Pengedar Ditangkap, Ditemukan 4 Paket Sabu dan 1 Kg Lebih Daun Ganja Kering

Hukrim

Nadia Tikam Dukun Hingga Tewas, Kesal Uang Ratusan Juta Tak Kunjung Cair

Hukrim

Tangkap Pelaku Narkoba di Desa Sei Liti Kampar Kiri, Petugas Temukan 2 Paket Sabu

Hukrim

Openg yang Videonya Viral di Medsos Diangkut, Ini Kata Pak Polisi

Hukrim

BIKIN Naik Darah. Istri Meninggal, Pria ini Tega Gagahi Anaknya. Pelaku: Saya Lelaki Normal

Hukrim

KESAL karena Sering Dimarahi, Lansia ini Tikam Suaminya yang Tengah Tiduran

Hukrim

Lecehkan Mahasiswinya di Toilet, Oknum Dosen Jadi Tersangka

Hukrim

Diduga Tewas Saat Kencan, PSK 42 Tahun Ditemukan Tanpa Busana

Hukrim

DOOORRR! Pria Bersenjata ini Terpaksa Dilumpuhkan Karena Mencoba Melawan Petugas

Hukrim

RH Siksa Kucing hingga Tewas, Polisi: Karena Kesal Kerap Buang Air Besar

Hukrim

Anggota Polres Bengkalis Ditangkap BNN, Ada Sabu 10 Kg

Hukrim

Polisi Bekuk Kurir Sabu, 109 Gram Sabu Jadi Buki

Hukrim

Mulut Disumbat Pakai Kitab Suci, Ayah di Pekanbaru Tega Bunuh Anak Kandung

Hukrim

Larikan Mobil Rental, Pelaku Ditangkap di Wilayah Sumedang dan Dibawa ke Polsek Kampar Kiri Hilir

Hukrim

Polda Riau Kembali Mengungkap Jaringan Perdagangan Kulit dan Organ Harimau di Inhu

Hukrim

Karena Persoalan Wanita, Diduga Anak Bupati Rohil Aniaya Asep Hingga Babak Belur

Hukrim

Polsek Bangko Musnahkan 2,67 Gram Sabu-sabu

Hukrim

Pemerkosa Kena Batunya! Disiksa Tahanan Lain, Kepalanya Dimasukkan di Jamban